Cara Membersihkan Keyboard pada Laptop dan Komputer

Keyboard merupakan salah satu komponen penting dalam komputer dan laptop. Sangat tidak menyenangkan bila keyboard yang biasa digunakan sehari-hari itu mendadak tidak dapat digunakan atau tidak nyaman karena banyaknya kotoran yang menumpuk di dalamnya.

Apalagi, saat tengah melakukan pekerjaan yang hampir masuk tenggat waktu (deadline). Sebagai salah satu perangkat periferal terpenting, ada kalanya keyboard yang kamu gunakan tak berfungsi maksimal karena kotoran dan debu.

Kalau keyboard kamu dirasa kurang berfungsi maksimal karena kotoran, sebaiknya kamu mengikuti langkah mudah berikut ini.

Perlu diingat, sebelum kamu memulai membersihkan keyboard, kamu perlu mencabut kabel keyboard yang terpasang ke komputer atau laptop kamu.

1. Debu

Salah satu masalah umum yang ‘menyerang’ keyboard adalah debu. Cara cepat dan mudah mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan sebuah sikat atau sikat gigi.

Untuk keyboard di laptop, sebaiknya kamu menggunakan vacum cleaner berukuran kecil agar tidak terlalu merusak komponen laptop yang ada.

Kemudian untuk mengatasi debu membandel, kamu bisa menggunakan sikat yang lebih keras.

2. Kuman

Karena digunakan sehari-hari, wajar bila keyboard kamu menjadi “ladang” berkembang biaknya berbagai macam kuman.

Untuk itu, kamu sebaiknya menghindari produk desinfektan yang mengandung elemen etil dan lebih baik menggunakan alkohol mengandung isopropil.

Kenapa lebih baik isopropil? Sebab kandungan kimia elemen etil akan mengikis huruf-huruf di keyboard kamu.

Batas aman alkohol yang dapat kamu gunakan adalah 60 persen atau lebih.

Gunakan cotton bud atau kain yang sudah kamu basahi dengan larutan pembersih. Gosok permukaan tombol keyboard secara merata untuk bagian atas keyboard, dan cotton bud untuk sisi-sisinya.

3. Tumpahan Air

Adakah yang lebih buruk daripada tombol keyboard lengket?

Menumpahkan kopi atau soda ke atas keyboard adalah hal terburuk yang mungkin terjadi. Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencabut keyboard dari komputer.

Walau banyak orang membersihkan keyboard pada saat masih dalam keadaan basah, sebaiknya kamu mengeringkannya terlebih dahulu.

Setelah kering, untuk menghilangkan cairan yang melekat di tombol, sebaiknya kamu mencopot tombol satu per satu.

Hal ini dilakukan agar tombol keyboard dapat dibersihkan dengan baik dan lebih mudah saat akan kembali dipasang.

Bagaimana cara melepas tombol keyboard dengan mudah? Untuk keyboard komputer, kamu bisa menggunakan pisau atau obeng pipih untuk melepas tombol keyboard dari sisinya. Jangan terlalu banyak menggunakan tenaga, karena tombol keyboard akan terlepas dengan mudah.

Untuk keyboard laptop, kamu cukup menggunakan kuku jari untuk melepas tombol keyboard. Berhati-hatilah saat kamu melepas tombol keyboard, karena mekanisme tombol rentan patah.

Setelah dilepas, kamu bisa menggunakan kain basah terlebih dahulu untuk mengeringkan bagian-bagian yang basah.

Setelah kering kamu bisa menggunakan alkohol untuk membersihkan dasar keyboard. Untuk membersihkan tombol keyboard, kamu bisa merendamnya di air hangat.

Setelahnya, jangan lupa untuk mengeringkan tombol sebelum kemblai memasang tombol keyboard ke tempatnya.

Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan yang Benar

Pajak merupakan suatu beban yang diberikan kepada para penyandang pajak. Salah satu pajak yang berlaku adalah pajak bumi dan bangunan yang bersifat kebendaan dalam arti besarnya pajak terutang ditentukan oleh keadaan objek yaitu bumi/tanah dan atau bangunan. Pada pembebanan pajak ini, tidak membuat subjek (siapa yang membayar) tidak ikut menentukan besarnya pajak. Bagian pajak bumi dan bangunan ini berdasarkan pada Undang-undang nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 12 Tahun 1994.

Pada pajak bumi dan bangunan sendiri terdapat dalam dua jenis, yaitu;

  1. Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (P2), dan
  2. Pajak Bumi dan Bangunan Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan (P3).

Dari dua jenis PBB tersebut, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (P2) dikelola oleh pemerintah daerah, sementara Pajak Bumi dan Bangunan Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan (P3) masih dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak atau dari pemerintah pusat.

Objek Pajak Bumi dan Bangunan P2

Mengenai objek pajak sendiri, Objek Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan adalah Tanah dan atau Bangunan. Hal yang dimaksud adalah bumi adalah Permukaan bumi (tanah dan perairan) dan tubuh bumi yang ada di pedalaman serta laut wilayah Indonesia. Misalnya seperti; sawah, ladang, kebun, tanah, pekarangan.

Sedangkan untuk bangunan adalah Konstruksi teknik yang ditanam atau dilekatkan secara tetap pada tanah dan atau perairan. Contohnya seperti pada rumah tempat tinggal, bangunan tempat usaha, gedung bertingkat, pusat perbelanjaan, emplasemen, pagar mewah, dermaga, taman mewah, fasilitas lain yang memberi manfaat, jalan tol, kolam renang.

Tidak Dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan

Meski terdapat jenis pajak bumi dan bangunan, ternyata tidak semua bangunan dikenakan pajak. Mungkin dalam pengurusan awal Anda butuh IMB, namun untuk pajaknya tidak semua bangunan dikenakan pajak. Lalu apa saja kriteria Objek pajak yang tidak dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan? Berikut ini daftarnya;

  1. Digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum dibidang ibadah, sosial, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan nasional yang tidak dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan, seperti mesjid, gereja, rumah sakit pemerintah, sekolah, panti asuhan, candi.
  2. Digunakan untuk kuburan, peninggalan purbakala atau yang sejenis dengan itu.
  3. Merupakan hutan lindung, suaka alam, hutan wisata, taman nasional, tanah penggembalaan yang dikuasai oleh desa, dan tanah negara yang belum dibebani suatu hak.
  4. Digunakan oleh perwakilan diplomatik berdasarkan asas perlakuan timbal balik.
  5. Digunakan oleh badan dan perwakilan organisasi internasional yang ditentukan oleh Menteri Keuangan.

Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan

Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)

Mengenai jumlah pajak yang harus dibayarkan para subjek pajak dalam kategori Pajak Bumi dan Bangunan, dihitung berdasarkan pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Sesuai dengan UU No.28/2009 NJOP ditetapkan per wilayah berdasarkan pertimbangan Bupati/Walikota serta memperhatikan :

  1. harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar;
  2. perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis yang letaknya berdekatan dan fungsinya sama dan telah diketahui harga jualnya;
  3. nilai perolehan baru;
  4. penentuan Nilai Jual Objek Pajak pengganti.

Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP)

NJOPTKP adalah batas NJOP atas bumi dan/atau bangunan yang tidak kena pajak. Besarnya NJOPTKP untuk setiap daerah Kabupaten/Kota tidak lah sama, dalam UU No.28/2009 disebutkan NJOPTKP sekurang-kurangnya sebesar Rp 10.000.000,- dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Setiap Wajib Pajak memperoleh pengurangan NJOPTKP sebanyak satu kali dalam satu Tahun Pajak.
  • Apabila Wajib Pajak mempunyai beberapa Objek Pajak, maka yang mendapatkan pengurangan NJOPTKP hanya satu Objek Pajak yang nilainya terbesar dan tidak bisa digabungkan dengan Objek Pajak lainnya.

Nilai Jual Kena Pajak (NJKP)

Nilai Jual Kena Pajak adalah nilai bersih dari NJOP dikurangi dengan NJOPTKP. Sehingga rumus untuk NJKP=NJOP-NJOPTKP.

Tarif Pajak Bumi dan Bangunan

Tarif Pajak Bumi dan Bangunan dalam UU No.28/2009 pasal 80 ditetapkan paling besar 0,3% dan diatur lebih lanjut melalui Peraturan daerah. Sehingga tiap kota atau kabupaten belum tentu memiliki tarif Pajak Bumi dan Bangunan yang sama.

Rumus Penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan

Penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan sangat sederhana yaitu dengan mengalikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan dengan NJKP dari objek pajaknya. Sehingga rumus penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan adalah PBB terutang = Tarif x NJKP, atau jika langsung dihitung bersamaan maka tiap kota atau kabupaten belum tentu memiliki tarif Pajak Bumi dan Bangunan yang sama.

PBB terutang 0,3% X (NJOP – NJOPTKP)

Contoh Perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan

Soal:
Untuk mempermudah perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan, mari kita bahas kasus yang biasa kita temui di lapangan. Misalkan Pak Ahmad punya aset di daerah Semarang sebagai berikut
– Luas Tanah 500 M2 (NJOP Rp 1.000.000)
– Luas Rumah 600 M2 (Rumah tingkat 3, per lantai luasnya 200 M2, NJOP Rp 2.500.000)
– Pagar Rumah 50 M2 (NJOP Rp 5.000.000)
– Kolam Renang 100 M2 (NJOP Rp 4.000.000)
Tarif Pajak Bumi dan Bangunan ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kota semarang sebesar 0,25% dan NJOPTKP ditetapkan sebesar Rp 20.000.000

Berapakah Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dibayar Pak Ahmad?

Jawab:
Perhitungan NJOP
– Tanah -> 500 x Rp 1.000.000    = Rp    500.000.000
– Rumah -> 600 x Rp 2.500.000  = Rp 1.500.000.000
– Pagar -> 50 x Rp 1.000.000      = Rp     250.000.000
– Kolam -> 100 x Rp 4.000.000  = Rp     400.000.000
Total NJOP                                      Rp 2.650.000.000

Perhitungan NJKP
NJKP = NJOP – NJOPTKP
= Rp 2.650.000.000 – Rp 20.000.000
= Rp 2.630.000.000

Perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan
PBB Terutang = Tarif x NJKP
= 0,25% x  Rp 2.630.000.000
= Rp 6.575.000

Jadi, Untuk aset senilai Rp 2.650.000.000, Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dibayar Pak Ahmad sebesar Rp 6.575.000.

Tunjukkan Semangan Membangun Bangsa, VDNI Turut Rayakan HUT RI dan Hari Raya Idul Adha

Dalam rangka merayakan hari kemerdekaan RI yang ke – 73, serta menyambut Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), turut serta mengadakan berbagai kegiatan, mulai dari Upacara Bendera, Pesta Rakyat dan menyumbang hewan qurban bagi masyarakat di lingkungan sekitar pabrik, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rangkaian acara yang diadakan VDNI itu dikatakan sebagai perwujudan dari “Semangat Peduli dan Membangun” yang dicanangkan oleh PT VDNI sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat Sultra.

Upacara bendera menyambut HUT RI ke 73 itu berlangsung pada 17 Agustus 2018 di lapangan pabrik PT VDNI di Morosi, Konawe, Sultra. Untuk menyukseskan pengibaran bendera merah putih tersebut, VDNI menyerahkan tugas tersebut pada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sekolah Menengah Atas (SMA) Kartika XX-2, Kendari sebanyak 35 siswa siswi.

“Upacara perayaan hari kemerdekaan RI ke-73 yang kami laksanakan saat ini merupakan salah satu cara kita untuk bersyukur kepada Tuhan YME dan menghormati hasil perjuangan para pahlawan nasional,” ujar Rudi Rusmadi, General Manager PT VDNI.

Tujuh puluh tiga tahun kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa yang tak ternilai harganya. Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini, dapat terwujud karena komitmen yang sangat kuat para pendahulu kita, para pejuang dan pemimpin kita untuk dapat mewujudkan cita-cita menjadi bangsa dan negara yang mandiri dan berdaulat. “Upacara kali ini merupakan salah satu bentuk komitmen PT VDNI, untuk turut membangun negara ini, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia, khususnya di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, propinsi Sulawesi Tenggara,” tambah Rudi.

Upacara bendera yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari para karyawan PT VDNI di Morosi, baik Tenaga Kerja Indonesia maupun Tenaga Kerja Asing, manajemen PT VDNI, serta para pejabat daerah setempat dan undangan VIP. Usai berlangsungnya upacara bendera, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan donor darah yang masih berlangsung di lingkungan VDNI dan dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Wilayah Kendari. Dalam acara donor darah ini, PT VDNI menargetkan bisa mengumpulkan 200 labu darah sebagai bentuk kepedulian kepada para pasien yang membutuhkan darah di wilayah Kendari.

Selain upacara bendera dan donor darah, masih dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-73, PT VDNI juga melangsungkan acara Pesta Rakyat di lapangan Kecamatan Morosi, pada hari Sabtu, 18 Agustus 2018. Pelaksanaan Pesta Rakyat tersebut dilakukan sebagai bukti kepedulian PT VDNI kepada masyarakat sekitar dengan menyuguhkan kemeriahan dalam bentuk sebuah pesta hiburan dan perlombaan.

“PT VDNI yang merupakan bagian dari masyarakat daerah sekitar berkomitmen untuk selalu peduli dan membangun kesejahteraan masyarakat di daerah ini. Salah satu bentuk kepedulian yang kami lakukan adalah perayaan pesta rakyat yang kami harapkan dapat menjadi bagian dari kebersamaan PT VDNI di tengah masyarakat,” ujar Rudi.

Hiburan musik dari para artis lokal yang telah dikenal di tengah masyarakat Morosi antara lain Boim Saranani dan Nena Konawe, serta lomba tari tradisional Malulo diselenggarakan dalam pesta rakyat kali ini. “Kami harap, dengan diselenggarakannya lomba tari tradisional Malulo, hal tersebut dapat menjadi salah satu usaha untuk menjaga kelestarian nilai budaya lokal bagi masyarakat Morosi,” tambahnya.

Selain mengadakan upacara menyambut HUT RI, pihak PT VDNI (Virtue Dragon Nickel Industry) juga melakukan serangkaian acara menyambut hari raya Idul Adha, 10 Dzulhijah, 1439 H, yang akan jatuh pada hari Rabu, 22 Agustus 2018. Dalam kesempatan tersebut, PT VDNI Indonesia menyumbangkan 23 ekor sapi untuk disebarkan di tiga kecamatan di sekitar pabrik PT VDNI yaitu Kecamatan Morosi, Kecamatan Bondoala dan Kecamatan Kapuela untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi masyarakat sesuai dengan semangat ber-qurban.

Seperti diketahui, melakukan qurban dalam Islam adalah ibadah yang sangat ditekankan untuk dilakukan bagi mereka yang memiliki kecukupan rezeki. Memotong hewan qurban seperti kambing atau sapi, merupakan salah satu perwujudan ibadah yang mengedepankan keikhlasan dan kesabaran dalam menjalankan perintah Allah SWT.

“Di sisi lain, dengan ber-qurban, juga akan hadir nilai kepedulian kepada lingkungan sekitar, karena di hari istimewa tersebut, masyarakat yang selama ini sangat jarang dapat mengkonsumsi daging, bisa mendapatkannya dan menikmatinya bersama-sama keluarga. Hari raya Idul Adha bahkan bisa disebut sebagai salah satu waktu dimana umat Islam dapat bergembira bersama dengan saling berbagi dan berkumpul,” ujar Rudi.

Dengan semangat hari raya qurban inilah, PT VDNI menyumbangkan 23 sapi untuk dapat saling berbagi dengan masyarakat sekitar pabrik, sehingga semua orang, baik yang melakukan qurban maupun yang tidak, dapat merasakan kebahagiaan yang sama.

Semua kegiatan yang diselenggarakan oleh PT VDNI tersebut, dilakukan dengan semangat peduli dan membangun. Apa yang dilakukan diharap dapat menjadi hal yang bermanfaat dan menjadikan persatuan yang semakin kuat untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat, lingkungan dan negara Indonesia, saat ini dan di masa yang akan datang.